Postingan

Pertama kali, Pengelolaan Aset Provinsi Sumatera Utara diseminarkan

Gambar
Bataktoday.com | Yayasan Komunitas Cerdas Adil Berkelanjutan (ADAB) bekerja sama dengan Pansus Aset DPRD Sumatera Utara melaksanakan Seminar Partisipasi Publik yang mengangkat tema “Optimalisasi Pengelolaan Aset Milik Daerah Provinsi Sumatera Utara”, di Aula Gedung Baru DPRD Sumatera Utara, Selasa (22/11), pukul 14.30-17.45 WIB. Kegiatan ini digelar agar masyarakat mengetahui dan memahami masalah sehubungan dengan keberadaan seluruh aset Provinsi Sumatera Utara, antara lain tentang sistem pencatatan/pengadministrasian, pengelolaan serta mekanisme pemindahtanganan aset, baik di dalam maupun di luar Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, diharapkan juga agar masyarakat berpartisipasi memberi masukan dalam pengelolaan aset milik daerah, baik kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun kepada Pansus Aset DPRD Sumut. Seminar ini dihadiri 145 orang peserta, yang terdiri dari mahasiswa, NGO, akademisi, praktisi dan pemerhati kebijakan penyelenggaraan negara. Dengan 5 naras...

Bom Solo Adalah Ancaman Untuk Kita Semua

Gambar
Analisadaily.com | Bom bunuh diri yang diduga dilakukan oleh Nur Rohman (30 tahun) di Mapolresta Solo pada 5 Juli 2016 sekitar pukul 7.45 WIB disinyalir merupakan wujud nyata teror dengan polisi. Sekretaris Badan Pengurus KontraS Sumatera Utara, Ranto Sibarani, S.H mengatakan bahwa pelaku bom bunuh diri (Nur Rohman) yang sudah tewas tentu saja mempunyai perhitungan sendiri mengapa kantor Polisi dijadikan sasaran dan berujung satu korban luka dari personil kepolisian. "Bisa saja Nur Rohman merencanakan akan meledakkan dirinya ditengah-tengah Polisi yang akan melakukan apel, namun keburu meledak dan hanya menewaskan dirinya sendiri," ucap Ranto kepada Analisadaily, Selasa (5/7). Lanjut, Ranto menjelaskan bom yang terjadi di Mapolresta Solo ini harus kita jadikan peringatan bahwa kita semua sedang terancam. Dimana, kantor polisi saja bisa ditembus dengan mudah oleh pelaku, tentu tidak sulit bagi pelaku jika ingin meledakkan bom ditengah masyarakat biasa. ...

Jangan Sampai Rakyat Dilindas oleh Roda Pembangunan Bernama “Badan Otorita Danau Toba”

Program Pemerintah dalam membangun Kawasan Danau Toba melalui pembentukan Badan Otorita Danau Toba (BODT) sudah saatnya direspon oleh masyarakat. Kawasan Danau Toba adalah Pilot project Badan Otorita untuk 10 destinasi prioritas tahun 2016 yang ditetapkan pemerintah. Badan otorita juga akan dibentuk di sembilan destinasi lain yakni di Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Wakatobi, Labuan Bajo dan Pulau Morotai. Pembentukan Badan Otorita tersebut tentulah merupakan akumulasi setelah melihat keterpurukan pembangunan Kawasan Danau Toba dan pertumbuhan sektor pariwisata yang selama ini terkesan lamban dan tidak terkoordinasi. Sebagaimana kita ketahui, sebanyak 7 Kabupaten memiliki kawasan danau toba. Menyatukan persepsi 7 pemerintah di kawasan tersebut bukanlah hal mudah. Untuk itu, meminjam istilah Mangadar Situmorang, Rektor Universitas Parahyangan sebagaimana diterbitkan Harian Kompas pada 10 Februari 2016, BODT adal...

IPA: Berantas Mafia Illegal Logging Hutan Reboisasi

Gambar
Analisadaily | Indonesia Alliance People (IPA) Sumatera Utara mendapat banyak laporan dari masyarakat tentang pembalakan kayu liar di hutan reboisasi yang terjadi di Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Koordinator IPA, Ranto Sibarani mengatakan, hutan-hutan reboisasi yang telah ditanami pemerintah dengan biaya negara, malah ditebangi oleh mafia-mafia kayu ilegal. "Padahal hutan-hutan yang telah ditanami oleh pemerintah itu sebagai produsen oksigen dan menyimpan air alam untuk mencegah banjir dan longsor," terangnya di kantor Pemprovsu, Kamis (10/3). Ranto juga menerangkan, semua kegiatan reboisasi tersebut telah menghabiskan dana ratusan miliyar rupiah. Namun kayu-kayu dari hutan reboisasi tersebut saat ini malah banyak ditebangi secara liar. Fungsi hutan yang diharapkan akan kembali seperti semula akhirnya semakin rusak karena ulah para cukong-cukong kayu ilegal tersebut. "Sumut sedang diambang...

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Ledakan Bom?

Gambar
Baru saja kita dikejutkan oleh ledakan bom di Sarinah, Thamrin, Jakarta, 14 Januari 2016. Ledakan bom yang belum diketahui siapa pelakunya tersebut diikuti oleh penembakan dan disinyalir masih ada beberapa bom yang sudah siap diledakkan. Semoga pihak berwajib segera menemukan dan menghukum pelakunya. Siapapun kita, haruslah waspada terhadap ledakan susulan, kita harus memberikan informasi kepada seluruh kerabat, keluarga, teman yang berada di kawasan yang berpotensi terkena ledakan bom agar waspada dan sedapat mungkin menghindar untuk sementara dari tempat keramaian. Korban ledakan bom bisa terjadi kepada siapa saja. Tulisan ini akan mencoba memberikan beberapa saran yang harus dilakukan jika terjadi ledakan bom pada saat anda di tempat dan waktu  yang “salah” dimana terjadi ledakan bom. Hal yang paling utama dilakukan adalah “KELUAR DARI AREA TERSEBUT”. Biasanya akan ada bom kedua dan bom selanjutnya, jika anda secepatnya menjauh dari lokasi bom pertama, maka anda aka...

Surat ini Ungkap Keluhan Turis Sejak Tahun 2005 di Danau Toba

Gambar
Kawasan Danau Toba sudah terkenal sebagai salah satu kawasan yang menjadi daya tarik turis untuk mengunjungi Provinsi Sumatera Utara. Danau Toba yang memiliki luas perairan mencapai 110.260 Ha dan keindahan alamnya yang luar biasa telah menjadikannya sebagai suatu kawasan yang diminati turis dari manca negara. Namun keindahan tersebut saat ini terancam karena ulah manusia yang mengeksplorasi secara berlebihan alam Danau Toba. Penebangan pohon terus menerus, penggunaan zat kimia untuk pengolahan kayu disekitarnya, pengembangan keramba jaring apung yang memicu masuknya zat-zat asing dari puluhan ton pakan ikan yang dimasukkan ke Danau Toba, ditambah lagi limbah industri, hotel dan rumah tangga yang dibuang ke Danau Toba, semua hal tersebut sedang mengancam keindahan dan keasrian Danau Toba. Penurunan jumlah turis yang mengunjungi Kawasan Danau Toba adalah suatu hal yang patut dipertanyakan berhubungan dengan situasi yang disebutkan tadi.  Kita tidak meragukan daya ta...

Ranjau Ini Merobek Kaki Demonstran Anti TPL

Gambar
Perlawanan masyarakat Sumatera Utara Jika anda adalah seorang demonstran yang anti TPL (Toba Pulp Lestari, sebelumnya Inti Indorayon Utama/IIU) atau demonstran yang sedang memperjuangkan agar tanah anda dikembalikan karena selama ini dikuasai TPL, atau anda sedang memperjuangkan agar hutan Haminjon (kemenyan) anda tidak dibabat oleh TPL, maka anda harus waspada kaki anda dirobek oleh sejenis ranjau yang sudah memakan korban saat mendemo TPL. Adalah seorang demonstran bernama Demi Situmorang (56 tahun) penduduk Desa Lumban Sitorus Kecamatan Parmaksian yang kakinya berdarah-darah dan harus dirawat di rumah sakit Porsea dengan belasan jahitan karena kakinya di robek oleh ranjau ketika melakukan aksi demonstrasi di pintu masuk pabrik TPL Sosor Ladang pada tanggal 16 Maret 2015 yang lalu untuk menuntut TPL mengembalikan tanah adat mereka yang berada di kawasan Zior Sisada-sada dan Silosung yang terletak di Silosung Sosor Ladang Desa Tangga Batu I, Kecamatan Parmaksian seluas 46 H...