<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-22627194</id><updated>2011-11-27T16:11:56.259-08:00</updated><title type='text'>RUMAH  RANTO SIBARANI</title><subtitle type='html'>Datanglah, ketuklah, buka, masuklah, carilah, berpihaklah dan bersatulah...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.rantosibarani.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rantosibarani.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RANTO SIBARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01248851208288470276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/Sn-ftXIv2JI/AAAAAAAAAA8/09ySVoZTAEw/S220/me.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22627194.post-2462763854035663078</id><published>2011-07-03T08:48:00.000-07:00</published><updated>2011-07-03T08:49:10.632-07:00</updated><title type='text'>Perbudakan di tanah Sumateta</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22627194-2462763854035663078?l=www.rantosibarani.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rantosibarani.com/feeds/2462763854035663078/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22627194&amp;postID=2462763854035663078' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/2462763854035663078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/2462763854035663078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rantosibarani.com/2011/07/perbudakan-di-tanah-sumateta.html' title='Perbudakan di tanah Sumateta'/><author><name>RANTO SIBARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01248851208288470276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/Sn-ftXIv2JI/AAAAAAAAAA8/09ySVoZTAEw/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22627194.post-3991453527833820416</id><published>2009-04-30T17:34:00.000-07:00</published><updated>2011-02-06T23:12:04.863-08:00</updated><title type='text'>Posisi Indonesia Saat Ini Lebih Terhormat di Mata IMF</title><content type='html'>&lt;h3 class="title"&gt;Posisi Indonesia Saat Ini Lebih Terhormat di Mata IMF&lt;/h3&gt;Itu isi berita di website sang Presiden hari Rabu, 2 Februari 2011, 17:28:12 WIB, http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2011/02/02/6439.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jakarta:&lt;/b&gt; Kunjungan Managing Director IMF Dominique Strauss-Kahn  dan delegasi adalah untuk mendapatkan masukan dari Indonesia dan  mengajak kerjasama pada tingkat global. "Reformasi ditubuh IMF  diteruskan supaya bisa merespon apa yang menjadi kepentingan masyarakat  internasional sekarang,"  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan  hal ini saat mengantarkan sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden,  Rabu (2/2) sore. Sidang sendiri membahas percepatan pembangunan di Nusa  Tenggara Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan dengan delegasi IMF, siang tadi, Presiden siang juga  mengingatkan agar lembaga keuangan internasional mengambil langkah yang  tepat supaya stabilitas perekonomian tetap terjaga serta memiliki  semacam &lt;i&gt;financial safety fund.&lt;/i&gt; "Apa bila terjadi sesuatu,  meskipun kita tidak berharap, ada satu pengaman. Ada sesuatu yang bisa  mencegah terjadinya krisis baru," ujar Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY bersyukur posisi Indonesia saat ini lebih terhormat, tidak seperti  belasan tahun lalu, sehingga bisa memberikan pandangan, koreksi, dan  rekomendasi kepada Dana Moneter Internasional atau IMF. &lt;b&gt;(dit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Apa makna yang bisa kita ambil dari pernyataan terkait IMF tersebut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ternyata, kita masih lebih bangga untuk dihormati oleh lembaga asing ketimbang dihormati oleh rakyat. Jika pemerintah berhasil mengusut tuntas kasus century, pembunuhan Munir, mengusut dana kampanye pemilu 2009, berhasil membuka dugaan rekayasa kasus Antasari, membongkar rekening gendut petinggi Polri, membongkar sindikat mafia pajak dan mafia hukum, rakyat Indonesia mana yang tidak bangga jika itu berhasil anda pimpin?  Untuk itu, Presiden yang baik, buatlah rakyatmu bangga dengan baktimu, bukankah engkau seorang militer yang selama ini kami bangga-banggakan, militer yang kami percaya mampu dengan tegas membawa bangsa ini kejalan yang lebih baik, militer yang tegas dengan senjata terhunus untuk berada paling di depan untuk melindungi rakyatmu dari cengkeraman tangan-tangan serakah, semua  itu lebih penting bagi kami ketimbang kita dihormati IMF. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akan muncul pertanyaan, apakah yang melatarbelakangi IMF lebih menghormati kita sekarang? Tidak dijelaskan dalam pernyataan itu. Kita bisa menarik kesimpulan, barangkali hutang luar negeri kita di IMF sudah habis? benarkah? atau hutang luar negeri kita semakin banyak?. Karena, menurut logika awam, seorang penghutang, semakin besar dia berhutang, maka dia akan semakin dihormati sipemberi hutang, selama dia masih memenuhi keinginan dan kebutuhan sipemberi hutang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat ini di Mesir sedang terjadi aksi massa dalam menggulingkan diktatornya Hosni Mubarak yang sudah berkuasa selama 30 tahun sejak 1981 setelah meninggalnya Presiden Mesir saat itu, Anwar Sadat. Masa diktator Mubarak ini hanya berbeda dua tahun dengan diktator Indonesia sahabat Mubarak, Soeharto, yang digulingkan oleh massa setelah 32 tahun menjadi Presiden republik yang sangat kaya raya ini.  Ditengah-tengah issu tentang Mesir saat ini yang apakah relevansinya menggulirkan pernyataan bahwa saat ini Indonesia lebih dihormati oleh IMF?  Anda yang kritis, tentu saja dapat menarik benang merahnya. Namun, kita tidak mengharapkan Indonesia mengalami kerusuhan, untuk itu, Presiden yang terhormat, tentu saja anda harus berjuang keras membuat rakyat menjadi bangga menjadi warga negara Republik Indonesia ini, tentu dengan jalan melaksanakan Undang-Undang yang berpihak kepada rakyat, bukan kepada diktator.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22627194-3991453527833820416?l=www.rantosibarani.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rantosibarani.com/feeds/3991453527833820416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22627194&amp;postID=3991453527833820416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/3991453527833820416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/3991453527833820416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rantosibarani.com/2009/04/hari-buruh.html' title='Posisi Indonesia Saat Ini Lebih Terhormat di Mata IMF'/><author><name>RANTO SIBARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01248851208288470276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/Sn-ftXIv2JI/AAAAAAAAAA8/09ySVoZTAEw/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22627194.post-1308540228533979633</id><published>2009-03-21T04:03:00.000-07:00</published><updated>2011-02-04T08:36:04.122-08:00</updated><title type='text'>Indonesia Harus Berdaulat</title><content type='html'>Saat ini, banyak yang mengeluh, kita sudah hidup dijaman kemerdekaan, kenapa semua kok semakin sulit. Tanah air kita, tapi kita juga harus bayar mahal untuk air bersih, itupun tidak semua dapat menikmatinya, bayar mahal untuk tanah, itupun harus siap-siap digusur bila ada yang "kuat" yang berminat akan tanah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin seorang Pendeta sedang mengeluh tentang tanahnya yang akan digusur pengusaha sawit dari Medan, tanahnya terletak di Pantai Labu Deli Serdang, dia sedang berjuang untuk mempertahankan tanahnya tersebut bersama-sama dengan 12 Keluarga yang lain yang tinggal disitu. Sebelumnya seorang bapak tua bercerita bahwa dia dan keluarganya sudah tinggal puluhan tahun diatas tanah dan tidak memiliki surat apapun atas kepemilikan tanah tersebut, dan dia harus rela angkat kaki untuk membiarkan sawah-sawahnya berganti menjadi sawit raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini pasti akan semakin parah, apalagi semakin sedikit orang yang punya tanah, dan semakin sedikit orang yang menanam padi dan bahan pangan lainnya karena semua berlomba-lomba menanam sawit, yang konon katanya emas hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah begitu, maka kita akan kekurangan pangan, kehabisan lahan untuk tanaman pangan, kekurangan sumberdaya yang mampu bertanam bahan pangan dan mendapatkan sisa-sisa kerusakan lingkungan akibat eksplorasi alam yang begitu cepatnya memperluas kebun-kebun sawit. Semua itu tentu akan menjadi bencana bagi kehidupan manusia, tapi itu semua tidak pernah bisa menyadarkan individu-individu serakah yang haus harta tersebut. Negara dan pemerintah harus turun tangan untuk membatasi tangan-tangan serakah itu menguasai tanah terlalu banyak, dan menguasai kehidupan banyak orang dengan pongah dan pelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus berdaulat, mampu memberikan makan kepada rakyat melalui tanah kita sendiri, jangan hanya mampu memberikan Be El Te - BLT dan kompor gas yang siap meledak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22627194-1308540228533979633?l=www.rantosibarani.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rantosibarani.com/feeds/1308540228533979633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22627194&amp;postID=1308540228533979633' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/1308540228533979633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/1308540228533979633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rantosibarani.com/2009/03/andreas-castropasu-sibarani.html' title='Indonesia Harus Berdaulat'/><author><name>RANTO SIBARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01248851208288470276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/Sn-ftXIv2JI/AAAAAAAAAA8/09ySVoZTAEw/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22627194.post-8280243767759563255</id><published>2009-03-04T20:44:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T22:08:04.412-08:00</updated><title type='text'>Murid dan Guru-guru SMAN 17 aksi mogok belajar</title><content type='html'>Murid dan guru SMAN 17 Medan di Jalan jamin ginting kemarin (04/3) melakukan aksi protes karena mereka menduga kepala sekolah mereka melakukan korupsi dan menghalang-halangi guru untuk mendapatkan gaji berkala. Kepala sekolah bersangkutan, Karbin Tarigan akhirnya memberikan klarifikasi terhadap aksi protes ini. Kapolsek Delitua dan Koramil akhirnya berusaha melakukan mediasi untuk meredakan aksi protes. Mau beritanya, baca di koran Sumut Pos tanggal 5 Maret 2009, Halaman 23.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22627194-8280243767759563255?l=www.rantosibarani.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rantosibarani.com/feeds/8280243767759563255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22627194&amp;postID=8280243767759563255' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/8280243767759563255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/8280243767759563255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rantosibarani.com/2009/03/murid-dan-guru-guru-sman-17-aksi-mogok.html' title='Murid dan Guru-guru SMAN 17 aksi mogok belajar'/><author><name>RANTO SIBARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01248851208288470276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/Sn-ftXIv2JI/AAAAAAAAAA8/09ySVoZTAEw/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22627194.post-117483228190274272</id><published>2007-03-25T08:15:00.000-07:00</published><updated>2011-02-04T08:56:27.847-08:00</updated><title type='text'>Membiarkan Tanah HGU bersengketa dengan rakyat adalah bom waktu</title><content type='html'>Rakyat yang tidak memiliki tanah pasti akan terus mencari cara untuk mendapatkannya. Yang beruntung punya uang, akan membeli tanah yang dekat dengan perkotaan, tempat segala sesuatu bisa dibeli. Yang kurang beruntung tidak punya uang banyak, akan membeli tanah dipinggiran kota yang jauh dari jalan utama, tidak ada fasilitas air bersih dan terkadang harus dekat dengan pembuangan sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak punya uang sama sekali akan mencari cara paling mudah dengan tinggal di tanah-tanah yang di klaim milik Perkebunan Negara dengan dalih alas hak HGU atau Hak Guna Usaha. Nah, masalah yang pelik adalah, tanah-tanah yang ber HGU tersebut saat ini sudah dipenuhi oleh rakyat. Tentu saja mereka tidak akan rela jika diusir dari sana, apalagi mereka telah puluhan tahun menetap dan membangun rumah disana secara turun temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah sebenarnya sudah pernah berjanji untuk menghitung ulang tanah-tanah ber HGU yang berada dipemukiman untuk dibagikan kepada rakyat, namun semua itu sampai saat ini belum terbukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya, tanah-tanah ber HGU tersebut sudah banyak pula yang memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN, sehingga rakyat semakin bingung dan tidak memiliki kepastian hukum dengan adanya klaim HGU dan ada pula sertifikat hak milik versi BPN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut, maka tentu saja akan memicu konflik yang semakin tajam kedepannya, apalagi banyak investor (orang banyak uang) yang tertarik untuk memanfaatkan tanah-tanah HGU yang dikuasai oleh rakyat tersebut untuk kepentingannya, misalnya dengan membuat real estate atau perumahan, kebun sawit dan bisnis lainnya. Mereka bahkan tidak jarang melibatkan preman untuk mengusir rakyat dari tanah-tanah berhantu, eh ber HGU tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22627194-117483228190274272?l=www.rantosibarani.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rantosibarani.com/feeds/117483228190274272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22627194&amp;postID=117483228190274272' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/117483228190274272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/117483228190274272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rantosibarani.com/2007/03/proyek-brr-untuk-kartu-penghuni-barak.html' title='Membiarkan Tanah HGU bersengketa dengan rakyat adalah bom waktu'/><author><name>RANTO SIBARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01248851208288470276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/Sn-ftXIv2JI/AAAAAAAAAA8/09ySVoZTAEw/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22627194.post-114023499422357552</id><published>2006-02-17T19:53:00.000-08:00</published><updated>2011-02-04T06:56:07.667-08:00</updated><title type='text'>ABOUT ME</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/TUwTTPze62I/AAAAAAAAAB4/_BxKYppEZ0Y/s1600/rantosib2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 256px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/TUwTTPze62I/AAAAAAAAAB4/_BxKYppEZ0Y/s400/rantosib2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569848060531370850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ranto Sibarani&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;The Community for new Indonesia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Komunitas Untuk Indonesia Baru  (KOTIB)&lt;br /&gt;Executive Secretary&lt;br /&gt;Office Address:&lt;br /&gt;Jl. Bunga Kenanga No. 2-B&lt;br /&gt;Medan Selayang II&lt;br /&gt;Padang Bulan&lt;br /&gt;20131 Sumatera Utara, Indonesia&lt;br /&gt;Telp: +62-61-76539057&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kotibnadsu.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22627194-114023499422357552?l=www.rantosibarani.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rantosibarani.com/feeds/114023499422357552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22627194&amp;postID=114023499422357552' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/114023499422357552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22627194/posts/default/114023499422357552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rantosibarani.com/2006/02/about-me.html' title='ABOUT ME'/><author><name>RANTO SIBARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01248851208288470276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/Sn-ftXIv2JI/AAAAAAAAAA8/09ySVoZTAEw/S220/me.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_znCu34tkU9k/TUwTTPze62I/AAAAAAAAAB4/_BxKYppEZ0Y/s72-c/rantosib2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
